Ads Top

Memberi

Makassar, 3 Desember 2010

Saya teringat film dengan judul pay it forward. Film ini mengisahkan seorang anak yang mendapatkan tugas dari gurunya. Setiap anak harus membuat ide bagaimana mengubah lingkungan menjadi lebih baik.

Dari situlah kisah anak ini berawal. Konsepnya sederhana. Satu menolong tiga orang. masing-masing dari ketiganya kembali menolong tiga orang lainnya dan seterusnya. Sehingga akan membentuk sebuah rangkaian pertolongan.

Konsep ini bukan hanya omong kosong. Konsep ini terbukti ampuh. Ia mulai dengan menolong orang tunawisma dan pecandu. Memberinya makan dan tempat nginap. Kemudian orang tunawisma ini menolong ibu tua di penampungan. Setelah itu, ibu tua menolong orang yang dikejar oleh polisi.

Tidak hanya sampai disitu. Sama halnya dengan ibu tua sebelumnya, untuk membalas jasa, pencuri ini menolong orang di rumah sakit. ia memaksa perawat agar melayani segera pasien yang sedang sekarat. Dan ini terus berlanjut hingga sampai dipelosok dan ujung kota amerika.

Dari cerita ini, memberikan inspirasi bagi kita semua. Memberi pertolongan dengan tulus itu akan mampu mengubah dunia ini. Meskipun tidak secara langsung.


Tidak seperti kebanyakan kita. Untuk menolong, kita harus pilih pilih. Sama ketika ke pasar membeli buah. Harus memilih mana buah yang segar yang layak di ambil dan mana yang sudah busuk. Padahal jika kita hidup dalam satu bumi, harusnya pemikiran itu dibuang jauh jauh.

Terkadang sulit untuk mempraktekannya. Tapi selalu ada awal yang akan bisa mengubah dunia ini menjadi lebih baik.

2 comments:

  1. wah mantap..
    dlam hidup memng harus seperti itu

    hidup akan tambah indah dengan kita saling berbagi.

    ReplyDelete

silahkan tulis komentar anda di sini

Powered by Blogger.