Ads Top

Tujuh Hal tentang Karapan Sapi

Karapan Sapi, ketika bicara yang satu ini, pikiran akan langsung meloncat ke pulau Madura. Buktikan sendiri. Ketika disuruh menyebut hal hal yang terkait dengan madura tentu akan menjawab Karapan Sapi. begitu juga sebaliknya, ketika menyebut karapan sapi maka yang terlintas adalah pulau madura.

Ini terjadi karena Karapan Sapi telah menjadi identitas dari Madura. Prosesnya tidak serta merta. Tapi hasil dari sejarah dari waktu ke waktu. Proses yang terus berulang dan menjadi adat istiadat. Sehingga secara otomatis menjadi identitas suatu tempat.

Uniknya, karena Karapan Sapi menjadi sebuah perhelatan yang akbar di akhir tahun (sekitar bulan Oktober dan September). Kegiatan serupa sangat jarang bahkan tidak akan didapatkan selain berkunjung ke Madura. Ini juga mungkin yang menjadi dasar kenapa orang orang mengidentikkan Karapan Sapi dengan Madura. Kekhasan dan hanya ada di Madura.


Bagi yang belum tahu apa itu karapan sapi dan keunikannya silahkan disimak. Berikut sepuluh hal tentang Karapan Sapi.

Pertama, Karapan Sapi merupakan sebuah adu balap. Tak seperti adu balap mobil atau motor di jalanan. Kalau itu sudah biasa. Tapi ini adalah adu balap sapi. Jadi satu peserta terdiri dari sepasang sapi dan satu joki. Sepasang sapi ini akan berlari sepanjang trek lurus. Panjangnya sekira 100 hingga 200 meter.

Kedua, Tahu tidak, kalau sepasang sapi dalam Karapan Sapi bisa menyelesaikan satu trek dalam waktu 10 hingga 20 detik. Jadi jika dihitung hitung kecepatannya mencapai 10 meter per detik atau 36 km per jam.

Ketiga, Karapan Sapi menjadi daya tarik bagi dunia internasional. Buktinya, TIME dalam tulisannya menyebut pesta akbar tahunan ini sebagi salah satu dari 25 authentic asia experiense. Jadi kalau tertarik untuk menjelajahi asia dan merasakan kebudayaannya maka 25 tempat inilah yang tak boleh dilewatkan.

Menurut yang dirilis TIME, Karapan Sapi ini merupakan pesta tahunan di salah satu pulau kecil di Jawa yang bisa menarik banyak pengunjung yang mencari musik lokal, makanan dan tentu saja kecepatan.

Pantas saja, kalau Karapan Sapi diadakan, maka jumlah wisatawan baik dalam negeri dan mancanegara yang berkunjung ke Madura meningkat.

Keempat, Karapan sapi merupakan salah satu dari tiga olahraga asli di indonesia. Selain sepak takraw dan pencak silat. Maksudnya karapan sapi lahir dan berkembang dari tanah ibu pertiwi. Bukan hasil dari akulturasi dari dunia luar.

Jadi sejarahnya, karapan sapi bermula sekitar abad ke 13. Ini terkait dengan kondisi madura yang merupakan daerah pertanian. Sebelumnya dikisahkan bahwa tanah tanah di madura itu tandus. Tapi berkat bantuan ternak seperti sapi dan kerja keras masyarakatnya maka tanah tanah yang sebelumnya tandus menjadi subur.

Saat panen telah tiba, maka lahan lahan tersebut kemudian dijadikan sebagai areal untuk balapan sapi. Sebagai wujud syukur dan mengisi waktu. Ini kemudian menjadi tradisi dari tahun ketahun.

Kelima, Persiapan karapan sapi terbilang unik. Soalnya sebelum sapi berlaga di arena, maka sapi akan mendapatkan perawatan yang intensif, makanan yang teratur, dan latihan yang teratur pula. Layaknya manusia, sapi juga diberi jamu dan beberapa butir telur sebagai penambah stamina. Selain itu, sapi akan dirawat langsung oleh jokinya. Dipercaya hal itu dapat mempererat ikatan antara joki dan sapi. Sehingga di lapangan tidak akan susah untuk mengarahkannya.

Percaya tidak, kalau itu semua mulai dari perawatan dan pelatihan sapi pacu bisa menghabiskan uang hingga jutaan rupiah.

Keenam, Dalam karapan sapi, sebelum lomba pacuan dimulai, sapi terlebih dahulu diarak keliling lapangan. Arak arakan ini diiringi dengan musik tradisional Madura yang diberi nama soronen. Musik ini menjadi semacam penambah semangat bak para petarung masuk di arena.

Ketujuh, Untuk menjadi joki karapan sapi itu tak semudah dibayangkan. Berdiri diatas kayu atau bambu dengan kecepatan 36 km per jam itu tidak lah mudah. Dibutuhkan keseimbangan dan keberanian yang tinggi. Apalagi kemampuan untuk mengarahkan sapi agar tidak miring juga sangat dibutuhkan.

Kalau tidak hati hati dan punya keberanian, akibatnya bisa fatal. Jadi wajar jika karapan sapi ini menjadi unik. Umur joki biasanya tak ada batasan umur. Yang jelas punya keberanian. Sehingga jangan heran kalau ada joki yang masih terlihat dibawah umur/anak anak.
sumber: pdk.or.id



sumber:
http://www.uniknya.com/2011/11/5-olahraga-asli-indonesia/
http://www.time.com/time/specials/packages/article/0,28804,1934455_1934447_1933872,00.html

3 comments:

  1. ih gak kebayang kalo kebanting jauh -__-

    ReplyDelete
  2. Banyak pengetahuan yang saya dapatkan dari situs Anda, terutama tentang karapan sapi, terima kasih

    ReplyDelete

silahkan tulis komentar anda di sini

Powered by Blogger.