Ads Top

Warisan dari Generasi ke Generasi

Bicara tentang batik, saya akan teringat dengan batik kesayangan kakek. Batik cokelat dengan motif garis yang melengkung di kedua sisinya. Motif yang berjejer rapi memenuhi permukaan baju. Sehingga dari jauh kakek terlihat keren.

Entah sejak kapan kebiasaan kakek memakai batik itu dimulai. Tapi satu yang pasti, batik itu telah menjadi pakaian andalan kakek ketika menghadiri suatu hajatan di kampung. Baik itu pernikahan, acara zikir atau pun undangan dari kelurahan. Dengan paduan kopiah hitam yang telah memudar warnanya, kakek bak raja dengan jubah dan mahkotanya yang memesona para hadirin.


Saya juga senang ketika kakek memakai batik. Terlebih lagi adikku yang kecil. Saat dia melihat kakek memakai batik, maka akan langsung berlari ke arah kakek.  Sambil merengek rengek minta digendong.Saat itu umurku kira kira 10 tahun.

Sarah tahu pasti, kalau kakek memakai batik pasti habis dari acara besar. Biasanya akan ada oleh oleh yang dibagikan ke cucu cucunya. Saat itulah yang ditunggu tunggu.

Kebiasaan ini berlangsung hingga kakek akhirnya menutup usianya. Tapi meski kakek telah tiada, kebiasaan memakai batik menurun ke cucu-cucunya.
Seorang nenek sedang membatik, sumber:republika.co.id

Pengalaman Unik Memakai Batik

Pernah suatu ketika, saya menggunakan batik ke kampus. Batik yang saya gunakan merupakan hadiah seorang teman sehabis berkunjung ke Jawa. Batik warna biru tua dengan motif seperti bunga warna keemasan.

Waktu itu saya lagi mengurus administrasi di kampus. Entah kenapa hari itu urusan yang biasanya memakan waktu yang lama jadi terbilang cepat. Terakhir baru saya sadar bahwa penampilan sangat memengaruhi. Ketika tampil memakai batik, penampilan terlihat lebih rapi dan orang senang berhadapan dengan kita.

Selain itu, ada energi positif yang terasa terpancar keluar dari dalam diri. Rasa percaya diri jadi bertambah dan membuat perasaan jadi nyaman.


Saya jadi teringat lagi dengan kakekku. Mungkin perasaan seperti ini lah yang dirasakan kakek dulu. Saya jadi tahu kenapa waktu itu kakek senang sekali memakai batik.

 

Alternatif Belanja Batik

Meski dengan memakai batik rasa percaya diri bertambah. Tapi saya pernah dapat pengalaman yang kurang mengenakkan saat memakai batik.

Saat batik diumumkan sebagai salah satu warisan budaya asli Indonesia oleh badan organisasi dunia UNESCO, batik seakan menjamur di berbagai daerah. Dimana mana terlihat orang memakai batik. Di sekolah, murid murid SD hingga SMA nampak memakai seragam batik. Di kantor, para pekerja hadir dengan beragam motif batik. Di kampus setiap jumat atau senin para mahasiswa berjalan dengan pakaian batiknya. Seakan semuanya janjian untuk memakai batik.

Jadilah batik sebagai pakaian yang trend jaman ini. Bahkan para desainer terkenal membuat pagelaran busana dengan bahan ataupun motif batik. Betul betul sebuah peningkatan dalam segi mode.

Tapi sayangnya, peningkatan mode batik ini tidak disertai dengan penambahan corak atau motif batik. Jadilah banyak pakaian batik yang sama di jalan jalan.

Tidak lucu jika jalan ke suatu tempat atau datang ke sebuah acara dan ketemu dengan orang yang memakai pakaian batik yang sama. Bisa jadi salah tingkah. atau malah menghindar.


Tapi kini tak perlu khawatir. Karena telah muncul salah satu alternatif dalam belanja batik. yakni dengan mengunjungi portal batikindonesia. Beragam model dan warna batik tersedia. Dan yakin saja motif juga bukan motif pasaran. Jadi adegan yang seperti di atas tidak akan terjadi lagi.

Terakhir, mari kita sama sama membudayakan memakai batik. Karena batik telah menjadi warisan dan akan terus ada selama tiap generasi berusaha untuk melestarikannya.


Disertakan pada lomba Blog Entry bertema Batik Indonesia, kerja sama Blogfam dan www.BatikIndonesia.com

2 comments:

silahkan tulis komentar anda di sini

Powered by Blogger.